Jarak Bukan Penghalang, Karhutla 4 Km dari Pemukiman Jadi Fokus Pantauan Prajurit Korem 152


Halmahera Barat — Jarak dan medan yang sulit tidak menjadi penghalang bagi prajurit Korem 152/Baabullah dalam merespons laporan masyarakat terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kebakaran terjadi di kawasan perbukitan Desa Akelamo Cinga Cinga, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 19.00 WIT.


Informasi mengenai kebakaran tersebut diterima oleh Babinsa Serda Arif Hi Abdullah, prajurit Kodim 1501/Ternate, dari warga setempat. Setelah menerima laporan, Babinsa segera bergerak menuju lokasi bersama Pemerintah Desa (Pemdes) dan masyarakat untuk memastikan kondisi serta melakukan pemantauan terhadap titik api.


Namun, sesampainya di sekitar lokasi, diketahui bahwa titik kebakaran berada di tengah kawasan hutan rimba dengan kondisi medan berbukit dan terjal. Lokasi titik api diperkirakan berjarak sekitar 4 kilometer dari kawasan pemukiman warga, sehingga sulit dijangkau secara langsung.


Dengan mempertimbangkan kondisi medan, jarak, serta faktor keselamatan personel, Babinsa bersama Pemdes dan warga memutuskan untuk melakukan pemantauan dari jarak aman. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan perkembangan kebakaran sekaligus mengantisipasi apabila api bergerak mendekati kawasan pemukiman.


Prajurit Korem 152/Baabullah melalui jajaran kewilayahan akan terus memantau perkembangan situasi di lokasi. Koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat juga terus dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan agar kebakaran tidak meluas dan mengancam permukiman warga.


Respons cepat Babinsa bersama pemerintah desa dan masyarakat menjadi bentuk kepedulian serta kesiapsiagaan aparat kewilayahan dalam menghadapi potensi Karhutla, meskipun harus berhadapan dengan medan yang sulit dan lokasi yang cukup jauh dari pemukiman.

(Penrem152)

Komentar